Tips Dapur

Cara Merawat Talenan: Langkah Mudah Agar Awet dan Higienis

Ditulis oleh : Bu Molly

Cara Merawat Talenan: Langkah Mudah Agar Awet dan Higienis

Merawat talenan dengan benar penting untuk menjaga kebersihan, mencegah pertumbuhan bakteri, dan memperpanjang umur pemakaian. Talenan yang terawat akan aman digunakan dan tidak mudah rusak meskipun dipakai setiap hari.

Berikut cara merawat talenan yang perlu Moms lakukan agar awet. Dengan perawatan yang tepat, talenan bisa awet bertahun-tahun!

  • Segera Cuci Setelah Digunakan
    Langkah penting dalam merawat talenan adalah segera mencucinya setelah digunakan untuk mencegah bakteri berkembang biak. Gunakan sabun cuci piring dan air panas untuk bersihkan semua sisa makanan dan cairan yang menempel, lalu bilas hingga bersih. Jangan biarkan talenan kotor menumpuk di wastafel karena bakteri akan berkembang sangat cepat, terutama pada sisa protein hewani.
  • Keringkan dengan Handuk atau Lap Bersih
    Setelah dicuci, keringkan talenan dengan handuk bersih atau lap dapur hingga tidak ada sisa air yang menempel. Talenan yang masih basah adalah tempat berkembang biak bakteri dan jamur terutama talenan kayu yang menyerap air. Agar cepat kering, posisikan talenan berdiri tegak atau sandarkan di rak piring agar udara bisa mengalir di kedua sisi.
  • Gunakan Talenan Terpisah untuk Bahan Mentah dan Matang
    Selalu gunakan talenan yang berbeda untuk memotong protein hewani mentah dan untuk bahan yang akan dimakan mentah seperti sayuran atau buah. Ini cukup penting untuk mencegah kontaminasi silang. Jangan pernah pakai talenan yang sama untuk daging mentah lalu langsung memotong sayuran tanpa mencuci terlebih dahulu.
  • Lakukan Deep Cleaning Secara Berkala
    Selain pencucian harian, talenan perlu deep cleaning setidaknya satu atau dua minggu sekali untuk membunuh bakteri yang mungkin masih tersisa. Moms bisa taburkan baking soda di permukaan, siram dengan cuka putih, biarkan berbusa selama 5 menit, lalu gosok dengan sikat dan bilas.
  • Hilangkan Bau dengan Lemon dan Garam
    Talenan yang sudah dipakai untuk memotong bawang, ikan, atau bahan berbau kuat sering meninggalkan aroma yang tidak sedap. Untuk hilangkan bau, potong lemon menjadi dua, celupkan bagian yang dipotong ke garam kasar, lalu gosokkan ke seluruh permukaan talenan. Untuk talenan plastik, rendam dalam air hangat dengan perasan lemon juga efektif menghilangkan bau membandel.
  • Simpan di Tempat yang Kering dan Berventilasi
    Simpan talenan di tempat yang kering dan memiliki sirkulasi udara baik agar tidak lembab atau berjamur. Posisi penyimpanan terbaik adalah berdiri tegak di rak piring atau digantung di dinding agar kedua sisi terkena udara. Paparan sinar matahari sesekali juga baik untuk sanitasi alami tapi jangan terlalu lama karena bisa membuat talenan kayu retak.
  • Jangan Rendam Talenan Kayu dalam Air Terlalu Lama
    Kesalahan umum dalam merawat talenan kayu adalah merendamnya dalam air untuk waktu lama karena akan menyebabkan kayu mengembang, melengkung, dan retak. Kayu adalah material yang menyerap air sehingga rendam berkepanjangan akan merusak struktur talenan. Cukup cuci dengan sabun dan air mengalir, jangan direndam di wastafel.
  • Ganti Jika Terlalu Banyak Goresan Dalam
    Talenan yang sudah memiliki goresan sangat dalam yang sulit dibersihkan harus diganti karena celah tersebut menjadi tempat bakteri bersembunyi meski sudah dicuci. Jangan kompromikan keselamatan makanan demi menghemat. Tanda lain talenan perlu diganti adalah jika sudah ada retakan, pecah di pinggiran, atau warna yang berubah permanen.

Hasilkan Masakan Sempurna dengan Bimoli Klasik

Untuk hasil masakan yang sempurna dengan persiapan bahan yang rapi, jangan lupa gunakan minyak goreng Bimoli Klasik yang mudah dipanaskan namun suhu tetap stabil dan tidak cepat gosong.

Dengan minyak yang tidak cepat gosong, Moms bisa menggoreng dan menumis masakan tanpa khawatir dan hasil masakannya menjadi lebih istimewa.